Home Minahasa Utara Peringati Hari Guru, Clay : Hargai Dan Hormati Jasa Jasa Guru

Peringati Hari Guru, Clay : Hargai Dan Hormati Jasa Jasa Guru

173
0
SHARE
Peringati Hari Guru, Clay : Hargai Dan Hormati Jasa Jasa Guru

MINUT, Goresanpena.id - Upacara Bendera Untuk Memperingati Hari Guru Nasional, Kamis 26 November 2020 yang bertempat di SMP 1 Kalawat, Pjs Bupati Minahasa Utara (Minut) Clay June Dondokambey SSTP MAP yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambupatan Menteri Pendidikan RI, Nadiem Makariem.

Ada yang hal unik dilakukan Pjs Bupati setelah upacara selesai, peserta upacara yang belum bubar, tiba-tiba Irup Dondokambey mengatakan, dirinya meminta semua yang ada di kompleks lapangan untuk hentikan aktivitas. Guru-guru yang mengatur konsumsi, ajudan, sopir dan lainnya, berhenti dari aktivitas. Clay memberi aba-aba, yang bukan guru silahkan membeei penghormatan. "Kepada bapak, dan ibu guru, hormat grak,...., tegak grak," kata Clay.
Semua yang non guru serentak memberi hormat.
 
Tepuk tangan pun menggema di lapangan upacara, karena Pjs Bupati memberikan apresiasi dan penghormatan kepada ratusan guru di lapangan upacara.

Clay mengatakan, kalau bukan jasa guru, dirinya tidak bisa seperti saat ini. Kalau bukan inovasi, karya dan pengabdian guru-guru, tidak akan ada orang-orang hebat seperti saat ini. Jadi, hormatilah kepada guru-guru yang telah berjuang mencerdaskan bangsa.

"Jasa para guru sangat besar, hargai dan hormati mereka karna kalau bukan mereka maka saya tidak akan menjadi seperti ini, jadi Hormatilah mereka" kata Dondokambey.

Sejumlah guru merasa.salut dan kagum, aksi
Pjs Bupati yang memberikan pernghormatan kepada guru di upacara, Dondokambey mengatakan, profesi guru bukanlah pekerjaan sembarangan. Hal itu dikarenakan, pekerjaaan dilakukan guru sangat mulia, yakni mendidik setiap siswa.

Apresiasi wajib diberikan kepasa guru yang selalu berinovasi dalam memberikan pembelajaran kepada siswa di tengah pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Clay mengatakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru, karena telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian hidupnya sendiri demi mendidik dan mengajarkan siswa-siswanya. Yang tujuan semua itu, lanjut dia, semata-mata guru ingin masa depan anak bangsa lebih baik lagi di masa kini dan masa mendatang.

"Peringatan Hari Guru di tahun ini berbeda, sistem pendidikan di mana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Seolah-oleh pun sementara sekolah harus ditutup," ungkap Dondokambey
Akibat pandemi Covid-19 pula, kata Dondokambey membacakan sambutan Menteri Pendidikan, guru dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar bisa menjaga diri dari potensi terkena sekaligus memutus rantai penularan Covid-19. "Terima kasih atas pengabdia para guru," tamba Clay.

Hadir, Ketua DPRD Denny Lolong, S.Sos, Sekretaris Daerah Ir Jemmy H Kuhu MA, Asisten Pemerintahan dan Kesra dr Jane Symons MKes dan Kadis Pendidikan Olvy Kalengkongan MPd dan Camat Kalawat Aleksander Warbung.

(***)